Desember 2021 - Semarang Kompresor Angin

Sparepart Kompresor Screw Semarang 082223222061



Screw Air Compressor memiliki beberapa jenis, Yaitu Double Screw Air Compressor dan Single Screw Air Compressor, Keduanya sama sama jenis Rotary Screw Air Compressor, hanya cara kerjanya saja yang berbeda,  Disini saya akan bahas mengenai Jenis dan Cara kerja dari Screw Air Compressor tersebut.
Double Screw Air Compressor
Double Screw Air CompressorYang pertama adalah Double Screw Air Compressor, seperti yang diketauhi sebelumnya bahwa Double Screw Air Compressor bekerja Dengan mengunakan dua rotor (helical Screws) untuk memampatkan Udara,  yaitu  rotor laki dan rotor perempuan, Rotor memiliki bentuk yang berbeda, tetapi sesuai satu sama lain, Ketika rotor mulai berputar, udara akan terjebak di satu sisi antara rotor. Karena rotor terus berputar, udara akan terdorong sampai ke ujung rotor.

1.  Double Screw Air Compressor Oil Free
Oil free atau kata lain Bebas Minyak, perinsip dasarnya sama seperti Oil Inject, yang menjadi perbedaan adalah Design Elemen Air Compressor, yang dimana di dalam ruang untuk kompresi udara atau housing Screw tersebut tidak tersentuh Oli sama sekali, Rotor yang digunakannya pun terbuat dari bahan kualitas Unggul, dengan sangat sedikit ruang di antara kedua rotor mereka tidak akan bersentuhan. Karna tidak menggunakan Oli, maka udara yang dikompresi pun memiliki Dua tahap agar udara yang dihasilkan tidak terlalu panas, tahap pertama udara dikompresi ke tekanan 2-3 Bar, lalu udara dibawa ke system pendinginan untuk diturunkan suhunya sebelum lanjut ke tahap dua, di tahap kedua tersebut udara kembali di kompresi ke tekanan Akhir , yaitu 7-13 Bar. Jenis Screw Air Compressor Oil Free banyak sekali digunakan untuk Lab, Medical, Farmasi dan juga industri makanan.
2. Double Screw Air Compressor Oil Inject
Jenis yang kedua Oil Inject atau kata lainnya Screw Air Compressor yang memakai Oli untuk System pelumasan dan Mendinginkan Udara. Dimana di Rotor tersebut di lumasi minyak agar rotor tidak memuai atau bahkan mungkin bisa hancur akibat panas yang berlebihan. Oli disini bukan hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga pendingin udara, jadi tidak perlu melalui dua tahap untuk memcapai kompresi tingkat akhir. yang membedakanya ketika udara tersebut terdorong tidak langsung ke tingkat pendinginan, tetapi udara tersebut pergi ke Sparator tank untuk di pisahkan antara udara dan oli, setelah dipisahkan udara tersebut mengalir menuju system pendingin dan oli tersebut kembali lagi ke ruang kompresi untuk melumasi rotor, setelah melalui system pendingin udara tersebut baru bisa digunakan. udara sudah bisa digunakan tetapi masih mengandung Oli  walaupun sedikit.
Single Screw Air Compressor
single screw compressorSingle Screw Air Compressor bekerja dengan menggunakan 1 buah Screw Ulir dan 2 buah Gaterotor/Star Wheels, Kompresi dimulai setelah Udara yang terhisap mengisi bagian alur atas dan bawah sekrup utama, Karena Screw Compressor memiliki dua gaterotors, proses kompresi terjadi secara bersamaan di sisi berlawanan dari sekrup bagian atas dan bawah. Sebagai sekrup utama berputar, pada gilirannya mendorong gaterotors. Keterlibatan dari gaterotor dengan alur sekrup perangkap Udara menghisap dan memulai proses kompresi. Sebagai sekrup berputar, keterlibatan gaterotor terus, sehingga mengurangi volume awal alur dan meningkatkan tekanan di alur. Sekali lagi ini terjadi secara bersamaan di sisi berlawanan dari sekrup.


Karena ada enam alur di Screw, proses kompresi secara bersamaan terjadi enam kali di dua lokasi per putaran sekrup. Beroperasi pada 3000 RPM dengan hasil 18.000 kompresi secara bersamaan di alur atas dan bawah. Jadi bisa dikatakan jenis Single Screw Air Compressor memiliki Air Delivery yang lebih besar dibandingkan dengan Double Screw Air Compressor.

Maintenance Kompresor Angin screw Semarang 082223222061

Maintenance Kompresor Angin Screw 

Gangguan Pada Kompresor –Dalam dunia Kompresor angin, baik untuk skala yang kecil ataupun untuk skala besar sekalipun seperti misalnya kompresor pabrik, biasanya dikenal beberapa kategori hambatan atau gangguan yang kemungkinan akan terjadi selama masa beroperasinya kompresor tersebut.
1. Terjadinya Overload Dan Overheating 
Seperti yang diketahui bahwa kompresor udara merupakan sebuah mesin yang dapat bekerja dengan menggunakan energi dari sumber lain. Energi tersebut bisa berupa motor penggerak dengan menggunakan bahan bakar, ataupun yang menggunakan motor listrik. Dan yang sering menjadi masalah adalah daya yang dibutuhkan kompresor kurang dari ketetapan normalnya.
Bila sudah seperti ini, biasanya kinerja dari motor penggerak sendiri akan bekerja lebih berat dan akan mendapatkan beban yang lebih besar. Kejadian ini disebut juga dengan overload yang memaksa mesin untuk bekerja lebih ekstra dari batas kemampuannya. Jika sudah terjadi overload, biasanya juga akan berdampak pada motor listrik yang semakin panas dan bahkan dapat mengalami kebakaran di bagian lilitan magnetnya, dan inilah yang disebut dengan overheat. Jika kedua kejadian ini sering terjadi, maka dapat cepat merusak mesin dan membuat mesin menjadi tidak tahan lama.
Solusinya, dalam setiap instalasi kompresor, haruslah dipikrkan dan dipertimbangkan tiap faktor koreksi daya yang ada. Jadi dengan kata lain, kemampuan mesin dapat menyesuaikan dengan daya yang ada sehingga tidak memaksa mesin bekerja diluar batas kemampuannya.
2.                    Terjadinya Pemanasan Berlebih Pada Udara Hisap 
Dalam sebuah rumus dasar dari kompresor udara, apabila udara hisap memiliki temperature yang lebih tinggi, maka dapat berdampak juga terhadap temperature udara tekan. Hal ini tentu akan berdampak buruk pada mesin kompresor anginkarena dapat menghambat terjadinya proses pemampatan angin / udara.
Tak hanya itu efek negatif lainnya yang akan terjadi pada mesin kompresor adalah kerusakan yang terjadi pada tiap katup, proses kompresi yang berhenti total, piston yang macet, hingga timbulnya karbit yang menempel pada tiap katup peralatan lainnya. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan memasang beberapa alat pendingin di bagian mesin kompresor udara, khususnya pada tangki yang menampung udara.
3.                    Terbukanya Katup Pengaman Kompresor 
Jika Anda belum tahu, sistem pengaturan kapasitas yang sangat penting dalam sebuah mesin kompresor adalah katup pengaman. Komponen ini berfungsi untuk membatasi tekanan agar tetap dalam keadaan normal. Namun sayangnya, katup pengaman ini juga sering mengalami masalah seperti tersumbat ataupun terlalu disetel dalam posisi tekanan yang tinggi.
Jika katup pengaman sudah mengalami kerusakan atau terbuka, maka sistem kontrol tekanan menjadi kacau balau bahkan bisa melebihi batas normal dan tak terkontrol. Kondisi ini sangat membahayakan bagi operator ataupun wilayah sekitar mesin kompresor berada.
Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan secara teliti memperhatikan dan melakukan penyetelan yang presisi dan memenuhi standar operasional mesin kompresor. Para operator juga harus melakukan pengecekan kebersihan dari tiap katup tersebut agar tidak ada kotoran-kotoran yang menyumbat.
4.                    Timbulnya Korosi (karat) 
Udara tentunya akan mengandung senyawa air. Dan jika udara yang masuk kedalam kompresor dan tercampur dengan berbagai senyawa asam dan basa lainnya, maka akan berubah menjadi sangat korosif. Jika mesin sedang tidak beroperasi, maka udara tekan yang ada di dalam tabung akan mengalami pendinginan dan uap air justru akan mengembun dan menempel di beberapa komponen mesin, sementara lainnya bercampur dengan pelumas.
Proses pengembunan inilah yang dapat mengakibatkan korosi ataupun karatan pada berbagai bahan logam yang ada pada mesin. Tak hanya udara, minyak pelumas juga bisa memicu timbulnya korosi . Solusinya, adalah dengan memilih komponen komponen mesin berbahan logam yang pas dan tahan terhadap korosi. Atau bisa dengan cara kedua yaitu dengan memasangkan sistem katup cegah air otomatis pada bagian luar kompresor, untuk mengurangi porsi air yang terlarut pada udara tekan.

Service Kompresor Screw Semarang



Kami adalah UMKM yang mampu memberikan layanan barang dan jasa di bidang Kompresor Angin Jenis Screw.
Layanan jasa meliputi:
1. Perbaikan kompresor overheat
2. Kompresor mati
3. Kompresor alarm
4. Perawatan rutin
5. Perbaikan elektrical
6. Overhaul
7. Dan lain lain

Layanan barang meliputi:
1. Pengadaan Unit Screw Air Compresor
2. Pengadaan segala spare part kompresor angin screw segala merk.

Semoga Artikel ini terbaca oleh enginner enginner pemakai kompresor screw. Sehingga mungkin dengan membaca ini akan terbuka jalan terjadinya hubungan mutualisme saling menguntungkan kedua belah pihak.

Amin
 Klik tautan ini untuk mengirimi saya pesan di WhatsApp: https://wa.me/6282223222061

Supplier Kompresor angin Semarang 082223222061

Supplier Kompresor Angin Semarang

Penyedia Kompresor Angin Screw Di Semarang

Selamat datang di Situs Kompresor Angin Screw di semarang.
Dalam hal ini kami adalah warung penyedia barang dan Jasa yang berhubungan dengan Kompresor angin jenis screw di semarang dan sekitarnya.
Adapun menu yang bisa kami sajikan adalah:

1. Sparepart Kompresor Angin

  • Filter Oli
  • Filter udara
  • Oli
  • Oli Separator
  • Fan Belt 
  • Unit Kompresor Angin 
  • Dan lain-lain
2. Maintenance, Repair, Overhaul Kompresor di Semarang dan Sekitarnya
  • Maintenance
  • Repair
  • Relokasi
  • Overhaul
Bandingkan harga kami dengan yang lain
Demikian sedikit perkenalan kami
Terimakasih